cerita cinta sejati syahdu

yang menyentuh hati layak menjadi bahan renungaan kita semua, terutama agar kita bisa mendapatkan manfaat nyata dari masalah cinta. Pada zaman dulu ada sepasang suami istri yang hidup di sebuah rumah paling sederhana. jika dibandingkan dengan rumah warga lain maka rumah mereka tergolong yang paling jelek. Beratapkan daun rumbia, dinding dari bambu dan lantai masih dengan tanah biasa. Meski demikian tetapi entah mengapa setiap orang yang lewat di depan rumah mereka selalu mengatakan jika rumah yang mereka tempati adalah rumah terindah disini. Tidak hanya satu orang yang berkata demikian, tetapi rata rata tetangga mengatakan hal yang sama. Sepasang suami istri ini mengerti jika ucapan mereka adalah hinaan dan ejekan yang sangat melukai.Mereka hanya bisa menyimpan luka dalam hati dan tetap berbaik sangka kepada Alloh Swt.

Namun sebagai manusia mereka pun punya batas kesabaran, merasa tak tahan lagi memendam rasa sakit, mereka memutuskan untuk mencari seorang yang bisa diajak untuk berkonsultasi dan bisa dijadikan sebagai tempat menumpahkan rasa kecewa. Maka di datangilah seorang ulama yang selkalu ikhlas dan lebih bisa menghargai akan berbagai masalah hidup ini. Dihadapan ulama yang sejuk ini, mereka berdua menceritakan rasa kecewanya atas hinaan para tetangga terhadap penampilan rumah yang ditempati. Ulama ini pun menenangkan mereka dengan kata kata yang meberi semangat, sang ulama yang iklhas hatinya berkata jika kelak mereka memang akan mempunyai rumah terbaik yang belum pernah ada di desanya. Meski ragu dengan penejelasan ulama ini, tetapi hati orang yang sedang terluka ini sedikit nyaman dan terhibur.

Ulama baik hati ini tak banyak bicara, sebelum mereka pulang dan berpamitan, beliau meminta agar sepasang suami istri ini mau menjalankan ibadah puasa selama 3 tahun berturut turur tanpa henti, kecuali hanya pada hari tasryek mereka harus menghentikan puasanya. Karena terdorong ingin memiliki nasib yang lebih baik, mereka pun menyatakan sanggup untuk menjalankan puasa sunat. Setahun puasa bisa dilewati dengan mudah, dua tahun berjalan mereka pun tetap puasa, dan pada tahun ketiga mereka juga masih berpuasa. Namun mulai masuk tahun ketiga, sepasang suami istri ini sering menemui hal hal aneh, tiap mau berbuka puasa pasti datang nenek tua yang menawarinya makanan. Tidak hanya satu kali, tetapi hampir terjadi setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.

Dan pada suatu hari nenek ini pun datang lagi, ia tak hanya menawarkan makanan, tetapi juga memberikan daun sirih dalam jumlah banyak. kontan pemberian daun sirih ini ditolak, karena dirasa tidak begitu penting, tetapi sang nenek tua memaksa agar mereka mau menerimanya. Karena tak ingin mengecewakan orang yang memberi maka diterimalah daun sirih ini dalam jumlah banyak sekali. Lalu daun sirih pun disimpan di dapur hingga mereka lupa dan selesai menjalankan puasa. Allloh swt Maha Tahu akan jeritan hati umatNya. Tepat saat setelah mereka sholat subuh, mereka dikejutkan oleh kejadian yang sangat aneh tetapi nyata. Sirih yang dulu diberi oleh nenek tua ternyata adalah lembaran lembaran uang seratus ribuan. subhanalloh… ini bukan dongeng atau cerita khayalan, tetapi sekali lagi hal nyata dalam hidup manusia. Dengan bekal uang itu, mereka kini telah berubah menjadi orang terkaya di desanya dan rumahnya juga paling bagus. Benar sekali apa yang dulu dikatakan oleh ulama berjiwa bersih itu, …. Maka jangan pernah menghina orang hanya karena rumahnya jelek, tampangnya buruk, dan lain sebagainya. Sebab kita tak pernah tahu kehendak Tuhan pada hamba hambaNya.

4 thoughts on “cerita cinta sejati syahdu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s